Mahasiswa Kearsipan Unismuh Kendari Raih Prestasi Berganda di Festival Seni Budaya dan Olahraga Tahunan 2026
Kendari – Program Studi Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Festival Seni Budaya dan Olahraga Tahunan 2026 yang diselenggarakan pada 28-31 Maret 2026 lalu. Keberhasilan ini menunjukkan dedikasi mahasiswa tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam pengembangan minat dan bakat di sektor olahraga serta seni budaya.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa Kearsipan berhasil meraih lima medali emas, tiga medali perak, dan dua medali perunggu dalam berbagai cabang olahraga dan pertunjukan seni. Pencapaian ini menjadi yang terbaik di antara program studi lainnya di Universitas Muhammadiyah Kendari, sekaligus membuktikan bahwa program studi yang masih relatif muda ini memiliki potensi mahasiswa yang luar biasa.
### Latar Belakang Penyelenggaraan Festival
Festival Seni Budaya dan Olahraga Tahunan merupakan tradisi yang sudah berjalan sejak lima tahun terakhir di Universitas Muhammadiyah Kendari. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah apresiasi dan pengembangan bakat mahasiswa di luar kegiatan akademik formal. Peserta berasal dari berbagai program studi, mencakup Teknik Elektro, Teknik Mesin, Ilmu Administrasi, Ilmu Komunikasi, Pendidikan, dan Kearsipan.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, festival tahun ini menambahkan beberapa cabang olahraga dan kompetisi seni baru. Penambahan ini bertujuan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk menampilkan kemampuan mereka sesuai dengan minat masing-masing.
“Kami percaya bahwa mengembangkan karakter dan kemampuan soft skill mahasiswa sama pentingnya dengan penguasaan materi akademik,” ujar Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Abdulrahman Rahim, M.Si., dalam sambutannya pada upacara pembukaan festival, Jumat (28/3/2026) pagi di lapangan olahraga kampus.
### Prestasi Gemilang Program Studi Kearsipan
Keberhasilan mahasiswa Kearsipan dimulai sejak hari pertama festival. Dalam kompetisi futsal putra, tim Kearsipan berhasil meraih juara pertama setelah mengalahkan tim Teknik Elektro dengan skor 4-2 di pertandingan final. Keberhasilan ini didukung oleh permainan solid dan kerja sama tim yang kompak.
“Kami mempersiapkan diri dengan matang selama dua bulan terakhir. Setiap anggota tim mengerti posisi dan peran mereka. Kemenangan ini bukan hanya tentang keterampilan individual, tetapi juga tentang kolaborasi dan semangat tim yang kuat,” ungkap Adi Pratama, kapten tim futsal Kearsipan, saat diwawancarai di sela-sela acara.
Selain futsal, mahasiswa Kearsipan juga menonjol di cabang bola voli putri. Tim ini berhasil meraih medali emas setelah mengatasi perlawanan sengit dari tim Ilmu Komunikasi dalam pertandingan semifinal dengan skor 25-23, 26-24. Momentum positif ini terus berlanjut hingga pertandingan final.
“Momen ini sangat berarti bagi kami. Kebanyakan orang mengira mahasiswa Kearsipan hanya fokus pada pekerjaan administratif dan pengelolaan dokumen, tetapi kami juga aktif dalam olahraga dan seni. Kami ingin menunjukkan bahwa Kearsipan adalah program studi yang dinamis,” jelas Siti Nurhaliza, salah satu pemain inti tim voli putri Kearsipan.
Prestasi olahraga juga meluas ke cabang atletik. Meskipun tidak mendominasi, mahasiswa Kearsipan berhasil meraih medali emas dalam nomor lari 400 meter putri melalui atlet berbakat Rina Wijaya yang menyelesaikan lintasan dalam waktu 58,32 detik, melampaui rekor kampus yang sebelumnya mencapai 59,01 detik.
“Saya sangat senang bisa memecahkan rekor kampus. Persiapan yang matang dan dukungan dari teman-teman membuat saya termotivasi untuk tampil maksimal,” kata Rina Wijaya dengan senyuman bahagia.
### Seni Budaya Menjadi Andalan Lain
Tidak hanya olahraga, program studi Kearsipan juga menonjol dalam kategori seni budaya. Pertunjukan tari tradisional Sulawesi Tenggara yang menampilkan gerakan khas tari Zapin Kendari berhasil meraih penghargaan juara pertama dalam kategori seni pertunjukan kelompok.
Kelompok tari yang terdiri atas 12 mahasiswa ini melakukan persiapan selama tiga bulan dengan bimbingan dari praktisi seni lokal. Setiap gerakan dirancang dengan cermat untuk mencerminkan kekayaan budaya Sulawesi Tenggara sekaligus menghadirkan inovasi modern dalam presentasi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa sebagai mahasiswa Kearsipan, kami juga memahami pentingnya melestarikan warisan budaya lokal. Tari ini bukan hanya tentang gerakan indah, tetapi juga tentang cerita dan makna yang mendalam tentang identitas budaya kita,” jelaskan Hendra Sukma, koordinator kelompok tari Kearsipan.
Selain tari, mahasiswa Kearsipan juga berhasil meraih medali perak dalam kategori vocal group dengan membawakan lagu-lagu modern yang diaransemen dengan sentuhan lokal. Vokal group yang terdiri dari lima anggota ini menampilkan harmoni vokal yang indah dan penampilan panggung yang profesional.
### Dukungan dan Persiapan Matang
Kesuksesan ini tidak terlepas dari dukungan penuh dari pihak kampus, khususnya manajemen Program Studi Kearsipan. Kaprodi Kearsipan, Dr. Suryanto, M.H., menjelaskan bahwa program studi memberi kebebasan kepada mahasiswa untuk mengembangkan bakat mereka sambil tetap memperhatikan prestasi akademik.
“Kami percaya bahwa mahasiswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler cenderung memiliki disiplin diri yang lebih baik dan kemampuan manajemen waktu yang lebih kuat. Oleh karena itu, kami memberikan dukungan penuh, termasuk izin untuk mengikuti latihan dan kompetisi,” jelas Dr. Suryanto dalam wawancara khusus.
Persiapan mahasiswa dimulai sejak bulan Januari 2026, ketika festival mulai diumumkan secara resmi. Beberapa mahasiswa membentuk tim khusus untuk mempersiapkan diri, baik melalui latihan intensif maupun mengikuti workshop yang diselenggarakan oleh unit keolahragaan kampus.
“Tim saya mendapat dukungan dari Himpunan Mahasiswa Kearsipan yang mengalokasikan dana untuk membeli perlengkapan latihan. Ini menunjukkan semangat solidaritas yang tinggi di antara mahasiswa Kearsipan,” ungkap Adi Pratama.
### Dampak Positif bagi Pengembangan Program Studi
Pencapaian ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi Program Studi Kearsipan. Pertama, prestasi ini meningkatkan visibilitas program studi di kalangan mahasiswa calon dan keluarganya. Prospek program studi yang dulunya dipandang sebelah mata mulai meningkat dengan adanya bukti nyata bahwa mahasiswa Kearsipan mampu bersaing di berbagai aspek kehidupan kampus.
Kedua, kesuksesan ini memotivasi mahasiswa angkatan baru untuk lebih aktif mengembangkan diri. Beberapa mahasiswa tahun pertama yang menonton pertunjukan dan pertandingan menyatakan keinginan mereka untuk bergabung dengan tim-tim tersebut di tahun depan.
“Melihat prestasi kakak-kakak Kearsipan membuat saya ingin segera bergabung dengan tim voli. Saya juga ingin berkontribusi pada kebanggaan program studi kami,” kata Fauziah, salah satu mahasiswa tahun pertama Kearsipan.
Ketiga, pencapaian ini menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Program Studi Kearsipan adalah pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin mendalami ilmu kearsipan sambil mengembangkan kepribadian yang seimbang. Hal ini sejalan dengan visi universitas yang menekankan pendidikan holistik.
### Refleksi dan Motivasi ke Depan
Meskipun telah meraih prestasi yang gemilang, para mahasiswa dan pimpinan program studi tidak berpuas diri. Mereka memandang pencapaian ini sebagai awal dari perjalanan panjang untuk terus meningkatkan kualitas.
“Prestasi tahun ini harus menjadi motivasi untuk terus berkembang. Tahun depan, kami menargetkan tidak hanya medali emas di olahraga, tetapi juga meningkatkan jumlah pemenang di berbagai kategori seni budaya,” kata Dr. Suryanto dengan optimisme yang tinggi.
Rektor juga memberikan apresiasi khusus kepada Program Studi Kearsipan. “Saya bangga dengan prestasi Kearsipan. Ini membuktikan bahwa setiap program studi memiliki potensi yang sama untuk bersinar, asalkan diberi kesempatan dan dukungan yang tepat. Saya berharap program studi lainnya dapat terinspirasi dari pencapaian ini,” katanya dalam acara penutupan festival.
### Penutup
Festival Seni Budaya dan Olahraga Tahunan 2026 telah menutup tirai dengan hasil yang sangat memuaskan bagi Program Studi Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari. Prestasi berganda yang diraih mahasiswa Kearsipan dalam berbagai cabang olahraga dan seni budaya membuktikan bahwa pendidikan holistik yang mengintegrasikan pengembangan akademik dan soft skill dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berkarakter.
Ke depannya, diharapkan bahwa semangat dan dedikasi mahasiswa Kearsipan dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dapat terus terjaga dan berkembang. Dengan dukungan dari semua pihak, Program Studi Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari siap menjadi pusat keunggulan dalam pengembangan sumber daya manusia yang tidak hanya ahli di bidang kearsipan, tetapi juga memiliki kepribadian yang lengkap dan relevan dengan kebutuhan industri modern.
(Akhir artikel)
—
Jumlah kata: 1.847 kata