Kendari – Program Studi Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Festival Olahraga dan Seni Budaya tingkat regional yang diselenggarakan pada 10-14 April 2026 di Lapangan Olahraga Universitas Haluoleo, Kendari. Keberhasilan mahasiswa kearsipan dalam kompetisi ini menunjukkan komitmen institusi dalam mengembangkan talenta mahasiswa tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di sektor olahraga dan seni budaya.
Ratusan mahasiswa dari berbagai program studi se-Sulawesi Tenggara berkompetisi dalam berbagai cabang olahraga mulai dari sepak bola, bola voli, bulutangkis, hingga atletik. Tak hanya itu, kompetisi seni budaya juga mencuri perhatian dengan menampilkan tari tradisional, lomba puisi, dan pameran seni rupa yang memukau. Dalam kesempatan ini, mahasiswa Kearsipan Unismuh Kendari sukses memenangkan tiga medali emas, dua perak, dan satu perunggu dalam berbagai kategori.
Pencapaian Luar Biasa dari Mahasiswa Kearsipan
Kesuksesan mahasiswa Program Studi Kearsipan Unismuh Kendari dimulai dari persiapan matang selama tiga bulan sebelum festival dimulai. Mereka mengikuti program latihan intensif yang dibimbing oleh pelatih profesional dan dosen pembimbing dari berbagai departemen di universitas. Dedikasi dan kerja keras mereka akhirnya membuahkan hasil yang menggembirakan.
Dalam cabang olahraga bola voli putri, tim kearsipan berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan tim dari Universitas Negeri Kendari di final dengan skor 25-18, 25-20. Tim ini terdiri dari sepuluh pemain utama yang selama latihan menunjukkan kolaborasi dan semangat tinggi. Salah satu pemain unggulan, Siti Nur Azizah, mahasiswa semester enam kearsipan, berhasil menjadi pemain terbaik pertandingan dengan total 45 poin.
“Saya sangat bangga bisa membawa nama baik Program Studi Kearsipan melalui prestasi ini. Setiap latihan yang kami lakukan bersama-sama telah memperkuat bonding antar pemain. Tim ini bukan hanya tentang bermain voli, tetapi juga tentang solidaritas dan semangat satu untuk semua,” ujar Siti Nur Azizah dengan wajah berseri-seri setelah pertandingan final berakhir pada Minggu pagi, 14 April 2026.
Selain voli putri, mahasiswa kearsipan juga meraih kesuksesan dalam cabang atletik. Fauzan Rachmat Saputra, mahasiswa semester empat kearsipan, berhasil memenangkan medali emas dalam nomor lari 400 meter putra dengan catatan waktu 48,7 detik, memecahkan rekor festival sebesar 49,3 detik yang sebelumnya dipegang oleh peserta dari Universitas Islam Kendari.
Prestasi gemilang lainnya datang dari cabang olahraga bulutangkis. Pasangan ganda putra kearsipan, yang terdiri dari Rifqi Pratama dan Ahmad Sulthon, berhasil memenangkan medali emas setelah melewati lima ronde pertandingan yang sengit. Mereka mengalahkan pasangan dari Universitas Cokroaminoto Palopo di final dengan skor 21-18, 21-16.
Tidak hanya dalam olahraga, mahasiswa kearsipan juga menunjukkan bakat di bidang seni budaya. Dalam kategori tari tradisional, kelompok seni kearsipan yang terdiri dari 15 penari mempersembahkan tarian Zapin Kendari yang memukau penonton dan juri. Penampilan yang memadukan gerakan tradisional dengan interpretasi modern berhasil meraih medali perak. Sementara dalam lomba puisi, Nadya Kusumawati dari kearsipan semester lima berhasil meraih medali perunggu dengan puisi berjudul “Arsip Kenangan, Cerita Abadi.”
Dukungan Penuh dari Institusi
Kesuksesan mahasiswa kearsipan tidak terlepas dari dukungan penuh dari pimpinan universitas dan program studi. Universitas Muhammadiyah Kendari telah menyediakan fasilitas latihan yang memadai, mendatangkan pelatih profesional, dan memberikan beasiswa kepada atlet-atlet berprestasi untuk mendukung persiapan mereka.
Dr. Moh. Iksan Setiawan, M.Si., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, mengapresiasi pencapaian luar biasa yang telah diraih oleh para mahasiswa. Dalam sebuah kesempatan wawancara di ruang kerjanya pada 15 April 2026, beliau menyampaikan pandangannya tentang pentingnya keseimbangan antara akademik dan non-akademik.
“Universitas Muhammadiyah Kendari percaya bahwa pengembangan karakter dan bakat mahasiswa tidak hanya dapat ditempuh melalui pendidikan formal dalam kelas. Olahraga dan seni budaya memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian mahasiswa yang lebih utuh dan tangguh menghadapi tantangan masa depan,” jelas Rektor Iksan dengan penuh keyakinan.
Beliau lebih lanjut menambahkan bahwa prestasi mahasiswa kearsipan dalam festival regional ini membuktikan bahwa program studi yang masih tergolong baru di Unismuh Kendari memiliki potensi besar untuk terus berkembang. “Kami bangga memiliki mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga berprestasi dalam berbagai aspek kehidupan kampus. Ini adalah bukti nyata dari visi kami untuk menciptakan lulusan yang kompetitif dan berkarakter,” tambah Dr. Moh. Iksan Setiawan.
Ketua Program Studi Kearsipan, Drs. Arifin Hidayat, M.Hum., juga turut memberikan komentar mengenai pencapaian mahasiswanya. Beliau menekankan bahwa program kearsipan memang dirancang untuk menghasilkan profesional yang tidak hanya menguasai ilmu kearsipan, tetapi juga memiliki soft skills yang lengkap.
“Mahasiswa kearsipan kami dilatih untuk menjadi individu yang komprehensif. Dalam kurikulum, kami memang menekankan pentingnya pengembangan diri melalui kegiatan ekstrakurikuler termasuk olahraga dan seni budaya. Prestasi yang telah diraih ini menunjukkan bahwa pendekatan holistik tersebut efektif,” ungkap Drs. Arifin Hidayat dengan bangga.
Proses Persiapan yang Matang dan Terukur
Perjalanan menuju festival regional bagi mahasiswa kearsipan dimulai sejak bulan Januari 2026 ketika Universitas Muhammadiyah Kendari mengumumkan akan mengikuti ajang bergengsi ini. Tim manajemen olahraga dan seni budaya universitas segera membentuk panitia khusus untuk merekrut atlet dan seniman terbaik dari berbagai program studi.
Program Studi Kearsipan merespons dengan antusias dengan mengidentifikasi mahasiswa-mahasiswa yang memiliki potensi di bidang olahraga dan seni budaya. Tidak kurang dari 35 mahasiswa kearsipan mendaftarkan diri untuk mengikuti berbagai cabang kompetisi. Dari jumlah tersebut, akhirnya dipilih 25 mahasiswa untuk membentuk kontingen resmi program studi dalam festival regional.
Latihan dilaksanakan secara berkala dengan jadwal yang ketat. Untuk cabang olahraga, latihan diadakan empat kali seminggu di fasilitas olahraga universitas dengan durasi dua sampai tiga jam setiap sesi. Sementara untuk cabang seni budaya, latihan diadakan tiga kali seminggu di studio seni kampus dengan bimbingan dosen dan ahli seni eksternal.
Koordinator Tim Olahraga Kearsipan, Bayu Nugroho, S.Pd., M.Or., menjelaskan bahwa program latihan dirancang dengan mempertimbangkan kalender akademik mahasiswa. “Kami memastikan bahwa persiapan untuk festival ini tidak mengganggu kegiatan akademik mahasiswa. Latihan dijadwalkan pada sore hari atau pagi hari sebelum kegiatan perkuliahan dimulai. Kami juga memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa yang memiliki beban akademik tinggi,” jelas Bayu Nugroho.
Dampak Positif Bagi Pengembangan Kampus
Prestasi mahasiswa kearsipan dalam festival regional ini memiliki dampak positif yang signifikan bagi pengembangan Program Studi Kearsipan dan Universitas Muhammadiyah Kendari secara keseluruhan. Pertama, pencapaian ini meningkatkan visibilitas dan reputasi program studi di tingkat regional. Banyak media lokal dan nasional yang meliput prestasi ini, memberikan exposure yang sangat berharga.
Kedua, prestasi ini menjadi motivasi bagi calon mahasiswa untuk bergabung dengan Program Studi Kearsipan. Kepala Bagian Admisi Unismuh Kendari melaporkan bahwa setelah pengumuman prestasi mahasiswa kearsipan, jumlah pendaftar untuk program studi tersebut meningkat signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Ketiga, pencapaian ini memperkuat kepercayaan stakeholder terhadap kualitas pendidikan di Universitas Muhammadiyah Kendari. Orang tua mahasiswa dan masyarakat luas menyadari bahwa universitas ini tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga mengembangkan potensi mahasiswa secara menyeluruh.
Keempat, prestasi ini menciptakan budaya berprestasi di kalangan mahasiswa. Mahasiswa dari program studi lain mulai termotivasi untuk meningkatkan performa mereka dalam kegiatan ekstrakurikuler dan kompetisi akademik maupun non-akademik.
Rencana Tindak Lanjut dan Aspirasi Masa Depan
Meraih prestasi besar di tingkat regional membuka peluang bagi mahasiswa kearsipan untuk tampil di level yang lebih tinggi. Universitas Muhammadiyah Kendari dan Program Studi Kearsipan telah merencanakan untuk mengirimkan kontingen yang lebih besar dan lebih terlatih dalam kompetisi nasional yang akan diselenggarakan pada akhir tahun 2026.
Drs. Arifin Hidayat, Ketua Program Studi Kearsipan, mengungkapkan ambisinya untuk terus mengembangkan program olahraga dan seni budaya di program studinya. “Kami menargetkan untuk menjadi program studi yang tidak hanya unggul dalam bidang kearsipan, tetapi juga menjadi produsen atlet dan seniman berbakat. Dalam lima tahun ke depan, kami ingin melihat mahasiswa kearsipan berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” ungkap beliau dengan penuh optimisme.
Program Studi Kearsipan juga merencanakan untuk membentuk klub-klub olahraga dan seni yang lebih terstruktur dengan manajemen yang profesional. Selain itu, akan dibuka jalur beasiswa khusus bagi mahasiswa yang memiliki prestasi di bidang olahraga dan seni budaya untuk memberikan dukungan finansial yang lebih baik.
Penutup
Prestasi gemilang yang diraih oleh mahasiswa Program Studi Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari dalam Festival Olahraga dan Seni Budaya Regional 2026 adalah bukti nyata dari komitmen institusi dalam mengembangkan talenta mahasiswa secara holistik. Melalui program latihan yang terstruktur, dukungan fasilitas yang memadai, dan pembimbingan dari para ahli, mahasiswa kearsipan berhasil menunjukkan bahwa mereka bukan hanya pintar dalam menguasai ilmu kearsipan, tetapi juga berbakat dalam berbagai cabang olahraga dan seni budaya.
Pencapaian ini tidak hanya memberikan kebanggaan bagi program studi dan universitas, tetapi juga menginspirasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri mereka. Ke depannya, diharapkan bahwa prestasi ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih besar di tingkat nasional dan internasional. Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Program Studi Kearsipan, telah menunjukkan bahwa pendidikan berkualitas dapat dipadukan dengan pengembangan bakat dan karakter mahasiswa yang optimal.
(Diliput oleh: Tim Liputan Kampus Unismuh Kendari | Kendari, 15 April 2026)