Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan dedikasi dan kompetensinya di ajang kompetisi tingkat internasional. Kali ini, prestasi gemilang diraih oleh mahasiswa Program Studi Kearsipan yang berhasil memenangkan medali emas dalam kompetisi Arsip Digital Internasional 2026 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 8-10 April 2026 lalu.
Pencapaian luar biasa ini berhasil dukung oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Sinta Nurhaliza (semester VII), Muhammad Rizal Pratama (semester VI), dan Eka Putri Wijaya (semester V). Ketiga mahasiswa tersebut berhasil mengalahkan peserta dari berbagai negara, termasuk Thailand, Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Filipina dalam kategori Inovasi Sistem Manajemen Arsip Berbasis Teknologi Artificial Intelligence.
Prestasi ini menjadi yang pertama bagi Program Studi Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari sejak didirikan pada tahun 2015. Tidak hanya itu, pencapaian internasional ini turut memperkuat posisi universitas sebagai lembaga pendidikan tinggi yang serius dalam mengembangkan keahlian khusus di bidang kearsipan modern dan teknologi informasi.
Perjalanan Menuju Medali Emas
Perjalanan menuju kemenangan internasional ini dimulai sejak enam bulan sebelumnya. Tim mahasiswa Program Studi Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari mulai mempersiapkan diri setelah mendapat informasi tentang kompetisi bergengsi ini melalui laman resmi ASEAN Digital Archives Association (ADAA) pada September 2025.
“Awalnya kami tidak yakin bisa lolos hingga kompetisi internasional ini. Namun, setelah konsultasi dengan pembimbing kami, Dr. Irawan Sukarno, M.Arch, kami memutuskan untuk mencoba. Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa dari Kendari juga mampu berkompetisi di tingkat regional Asia,” ujar Sinta Nurhaliza dalam wawancara eksklusif dengan media kampus, Selasa (11 April 2026).
Persiapan intensif dilakukan oleh ketiga mahasiswa di bawah bimbingan Dr. Irawan Sukarno, yang merupakan dosen senior di Program Studi Kearsipan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang manajemen arsip digital. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga merancang sebuah sistem manajemen arsip yang inovatif dan dapat diterapkan secara praktis di berbagai institusi.
Proyek yang diberi nama “ArchiveAI Smart System” ini dirancang dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip di era digital. Sistem ini menggabungkan teknologi machine learning dengan metadata yang komprehensif, memungkinkan retrieval dokumen yang lebih akurat dan cepat. Keunggulan kompetitif dari sistem ini terletak pada kemampuannya untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi dokumen secara otomatis berdasarkan konteks dan konten dokumen tersebut.
“Kami melihat bahwa kebanyakan institusi di Asia Tenggara masih menggunakan sistem manual atau semi-otomatis dalam mengelola arsip mereka. Kami ingin menciptakan solusi yang tidak hanya modern, tetapi juga mudah diimplementasikan dan terjangkau secara finansial,” jelaskan Muhammad Rizal Pratama, yang berperan sebagai ketua tim sekaligus programmer utama dalam proyek ini.
Kompetisi dan Penilaian Juri
Kompetisi Arsip Digital Internasional 2026 diikuti oleh 24 tim dari 10 negara di Asia Tenggara dan Asia Timur. Kompetisi ini terbagi menjadi beberapa kategori, yaitu Inovasi Sistem Manajemen Arsip, Preservation Arsip Digital, dan Public Access to Archives.
Tim dari Universitas Muhammadiyah Kendari berkompetisi dalam kategori Inovasi Sistem Manajemen Arsip dengan 18 tim pesaing lainnya. Pada putaran pertama, tim ini berhasil lolos ke semifinal dengan presentasi preliminary yang menarik perhatian juri. Dalam presentasi tersebut, mereka mendemonstrasikan prototipe sistem mereka yang telah diuji coba pada 500 dokumen dari Arsip Negara Sulawesi Tenggara.
Pada putaran final yang diselenggarakan pada 10 April 2026, tim dari Universitas Muhammadiyah Kendari melakukan presentasi komprehensif selama 20 menit, diikuti dengan sesi tanya jawab dengan juri selama 15 menit. Presentasi mereka mencakup aspek teknis, implementasi, keberlanjutan, dan dampak sosial dari sistem yang telah mereka kembangkan.
Penilai dalam kompetisi ini terdiri dari 7 ahli kearsipan dan teknologi informasi dari berbagai universitas ternama di Asia. Mereka memberikan penilaian berdasarkan beberapa kriteria, di antaranya inovasi, feasibility, user experience, dan kontribusi terhadap perkembangan industri kearsipan.
Hasil pengumuman pemenang dilakukan secara live streaming pada malam hari tanggal 10 April 2026. Ketika nama Universitas Muhammadiyah Kendari dipanggil sebagai juara kategori Inovasi Sistem Manajemen Arsip, reaksi ketiga mahasiswa tersebut tidak dapat disembunyikan. Mereka langsung memeluk satu sama lain, sementara beberapa anggota delegasi yang hadir juga melepaskan tangis kebahagiaan.
Apresiasi dari Pimpinan Universitas
Pencapaian luar biasa ini tidak luput dari perhatian pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Abdurrahman Saleh, M.Si, memberikan apresiasi tinggi terhadap prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa dan dosen pembimbing.
“Saya sangat bangga dan terkesan dengan pencapaian ini. Ini membuktikan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya mampu menghasilkan lulusan yang kompeten di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional. Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras mahasiswa, dedikasi para dosen, dan dukungan dari seluruh civitas akademika,” ungkap Prof. Abdurrahman dalam siaran pers yang disampaikan pada Selasa (11 April 2026).
Lebih lanjut, Prof. Abdurrahman mengatakan bahwa pencapaian ini akan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya di Program Studi Kearsipan. Beliau juga berkomitmen untuk memberikan dukungan lebih dalam bentuk pendanaan penelitian, peningkatan infrastruktur laboratorium, dan kesempatan mahasiswa untuk mengikuti kompetisi internasional lainnya.
“Kami akan terus berinovasi dan memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa dan dosen untuk mengembangkan penelitian dan inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Prestasi hari ini adalah awal dari perjalanan menuju keunggulan yang lebih besar,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Program Studi Kearsipan, Dr. Dwi Candra Setiawan, M.Arch, juga menyampaikan kebanggaannya terhadap prestasi mahasiswanya. Beliau mengatakan bahwa pencapaian ini akan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas akademik mereka.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Sinta, Rizal, dan Eka atas dedikasi dan kerja keras mereka. Mereka telah menunjukkan bahwa Program Studi Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis yang baik, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam bentuk inovasi yang konkret dan berdampak,” jelas Dr. Setiawan.
Dampak dan Prospek ke Depan
Prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa Program Studi Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari ini memiliki dampak yang signifikan, tidak hanya bagi institusi itu sendiri, tetapi juga bagi pengembangan industri kearsipan di Indonesia secara keseluruhan.
Pertama, prestasi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan solusi kearsipan digital yang inovatif dan dapat bersaing di tingkat internasional. Hal ini diharapkan dapat menarik perhatian lebih dari pemerintah dan institusi swasta untuk berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan kearsipan digital.
Kedua, pencapaian ini memberikan kebanggaan bagi Program Studi Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari dan meningkatkan reputasi universitas di mata publik. Diharapkan hal ini dapat meningkatkan minat calon mahasiswa untuk mendaftar ke Program Studi Kearsipan, yang akan berkontribusi pada peningkatan kualitas input mahasiswa.
Ketiga, sistem “ArchiveAI Smart System” yang telah dikembangkan oleh mahasiswa ini diharapkan dapat diimplementasikan di berbagai institusi di Indonesia, baik pemerintah maupun swasta. Implementasi sistem ini dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip dan memudahkan akses publik terhadap dokumen-dokumen penting.
Menurut rencana yang telah dikomunikasikan, tim mahasiswa dan pembimbing akan segera mengajukan permohonan hak cipta untuk sistem yang telah mereka kembangkan. Selain itu, mereka juga sedang dalam proses diskusi dengan beberapa institusi potensial untuk melakukan uji coba implementasi sistem tersebut.
“Kami tidak ingin inovasi ini hanya berhenti di kompetisi. Kami ingin memastikan bahwa sistem ini dapat memberikan manfaat nyata bagi berbagai institusi di Indonesia. Kami sedang berbicara dengan Arsip Negara Sulawesi Tenggara dan beberapa arsip daerah lainnya tentang kemungkinan implementasi sistem kami,” ungkap Eka Putri Wijaya, yang berperan sebagai tim analis dan documentation specialist dalam proyek ini.
Komitmen Terhadap Pengembangan Kearsipan
Program Studi Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari, yang memulai perjalanannya sejak 2015, telah berkembang menjadi salah satu program studi yang memiliki reputasi baik di bidang kearsipan di Sulawesi Tenggara. Program ini menawarkan kurikulum yang komprehensif, mencakup aspek-aspek praktis dan teoritis dari manajemen arsip, preservation, dan arsip digital.
Dengan pencapaian internasional yang telah diraih, Program Studi Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari kini semakin dipercaya sebagai lembaga pendidikan yang mampu menghasilkan profesional kearsipan yang berkualitas dan inovatif. Hal ini sejalan dengan visi universitas untuk menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul dan relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Penutup
Pencapaian mahasiswa Program Studi Kearsipan Universitas Muhammadiyah Kendari dalam Kompetisi Arsip Digital Internasional 2026 adalah bukti nyata dari dedikasi, inovasi, dan kompetensi yang dimiliki oleh civitas akademika universitas. Prestasi ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi universitas, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kendari dan Sulawesi Tenggara.
Diharapkan bahwa pencapaian ini akan menjadi awal dari serangkaian prestasi internasional lainnya yang akan diraih oleh Universitas Muhammadiyah Kendari di masa depan. Dengan dukungan yang konsisten dari pimpinan universitas dan komitmen dari seluruh civitas akademika, tidak ada yang tidak mungkin untuk dicapai.
Sinta Nurhaliza, Muhammad Rizal Pratama, dan Eka Putri Wijaya telah menginspirasi generasi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, bekerja keras, dan percaya diri untuk berkompetisi di tingkat internasional. Semoga pencapaian mereka dapat menjadi motivasi bagi semua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari untuk terus meningkatkan prestasi dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara. (*/pur)
—
Catatan Editor: Artikel ini diterbitkan pada 11 April 2026. Data dan informasi yang disajikan merupakan informasi resmi dari Universitas Muhammadiyah Kendari dan telah diverifikasi melalui wawancara dengan narasumber terkait.